Annyeong Haseyo!

Selamat pagi! Jadi hari ini saya cukup terharu karena akhirnya kelompok kami berhasil menulis laporan akhir pengerjaan project IoT kami, yaitu Ganeshout! Sistem pelaporan Fasilitas Kampus.

There will be obstacles, there will be doubters, there will be mistakes, but with hardwork, there are no limit!

Dan berikut merupakan laporan akhir dari pengerjaan project IoT kami.

Problem Identification

Ganeshout berangkat dari permasalahan sehari-hari, yakni tidak berfungsinya fasilitas yang disediakan oleh ITB bagi para penghuninya, baik mahasiswa, dosen, karyawan, dan warga kampus lainnya. Sebut saja stopcontact tidak berarus, kursi tidak ada mejanya, bangku tempat nongkrong sudah tidak layak, dan sebagainya. Jika menemukan kasus seperti ini, warga kampus pun selalu kebingungan mau melaporkan kejadian ini pada siapa. Terutama terkait fasilitas yang sangat urgent untuk dibenarkan, seperti AC di kelas, adanya keributan, dan kejadian-kejadian darurat lainnya.

Oleh karena itu, Ganeshout hadir sebagai proyek yang dapat berperan sebagai salah satu cara membantu para penghuni kampus ITB untuk melaporkan kerusakan fasilitas yang ada di ITB. Selain itu, pihak sarana dan prasarana ITB akan sangat terbantu dalam pengawasan keadaan fasilitas, lebih efektif dan efisien, kan?

Alternative Problem Solutions

Berikut merupakan beberapa alternatif konsep yang dapat diterapkan untuk membangun sistem pelaporan fasilitas kampus.

1. Pembuatan aplikasi mobile untuk melakukan pelaporan.

Aplikasi mobile yang diunduh oleh warga kampus untuk dapat melaporkan fasilitas melalui fitur unggahan gambar dari galeri dan kamera.

2. Pembuatan web application untuk melakukan pelaporan.

Website yang dapat diakses oleh warga kampus di dalam ITB untuk melaporkan fasilitas melalui browser masing-masing dengan fitur identifikasi pelapor untuk memastikan validitas warga kampus ITB.

3. Pemanfaatan RFID untuk mendukung sistem pelaporan.

RFID yang sudah tertanam pada Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) ITB dapat digunakan untuk mempermudah proses identifikasi pelapor dan mengoptimalkan fungsi KTM untuk pelayanan yang lebih baik.

4. Pengintegrasian pelaporan dengan pemanfaatan IoT.

Mengintegrasikan hardware dengan software untuk membangun pelaporan yang dilakukan secara fisik untuk disimpan secara nonfisik.

Pemilihan Konsep

Setelah menganalisis keempat alternatif konsep dengan berbagai aspek, alternatif konsep tersebut akan diberikan nilai untuk pemeringkatan konsep yang dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan. Penilaian akan didasarkan pada kelayakan operational performance, cost, schedule, dan risiko.

Tabel Pemeringkatan Solusi

Kriteria

Alternatif Konsep 1 Alternatif Konsep 2 Alternatif Konsep 3 Alternatif Konsep 4
Operational performance

3

4 3 4

CosT

3 3 3

2

Schedule

4

2 4 4

Risk

2 3 2

3

Total

12 12 12

13

Keterangan :

1 : Sangat tidak feasible

2 : Tidak feasible

3 : Feasible

4 : Sangat feasible

Dari analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa alternatif solusi yang dipilih dalam menyelesaikan permasalahan fasilitas kampus ITB adalah pengintegrasian laporan dengan pemanfaatan IoT.

Design Spesification

Pengintegrasian laporan dengan pemanfaatan IoT ini terbagi menjadi tiga subsistem utama, yaitu embedded system, information system, dan database management system. Dalam merancang sistem ini, dibuatlah spesifikasi rancangan sistem yang dibagi ke masing-masing subsistem dan komponen penyusunnya. Berikut ini merupakan tabel spesifikasi rancangan sistem dari Ganeshout: Sistem Pelaporan Fasilitas Kampus.

Tabel Spesifikasi Rancangan Sistem

Sistem
Sub-system
Komponen
Spesifikasi
Sistem Pelaporan Fasilitas Kampus ITB
Embedded System
RFID reader component
Komponen yang dapat membaca kartu RFID untuk diidentifikasi
Notification component
Komponen yang dapat memberikan notifikasi identifikasi
GSM Module component
Komponen yang dapat menghubungkan embedded system dengan internet melalui jaringan GSM
Komponen sumber energi dari perangkat
Komponen yang dapat memberi daya pada embedded system sehingga dapat dipasang secara stand-alone
Information System
Komponen integrasi dengan media sosial
Bagian web yang dapat mengintegrasikan laporan yang diterima ke media sosial untuk ditampilkan dalam lini masa laporan
Komponen pengunggah multimedia
Bagian web yang dapat digunakan pengguna untuk mengunggah laporan
Komponen peta digital Institut Teknologi Bandung
Bagian web yang dapat digunakan pengguna untuk menentukan titik lokasi fasilitas yang dilaporkan
Service dashboard component
Bagian web yang dapat menampilkan daftar laporan yang diunggah
Server
Bagian utama web yang memungkinkan web untuk diakses bebas oleh pengguna
Database Management System
Komponen pengkategori laporan
Bagian dari DBMS untuk mengkategorikan laporan berdasarkan sumber masukan laporan
Komponen pemyimpanan arsip laporan
Bagian utama dari DBMS untuk menyimpan laporan dalam database
Timestamp component
Bagian dari DBMS untuk menyesuaikan waktu masuk laporan untuk dokumentasi secara real time

Software Design

Spesifikasi rancangan dipecah menjadi rancangan perangkat lunak dan perangkat keras. Berikut ini merupakan rancangan perangkat lunak yang ditampilkan dalam bentuk Flowchart Diagram.

flowchart

Hardware Design

Berikut ini merupakan rancangan perangkat keras dari sistem.

block-diagram

User Interface Design

Setelah merancang perangkat lunak dan perangkat keras, dibuatlah rancangan tampilan pengguna yang direncanakan untuk diimplementasikan dalam bentuk website. Berikut ini merupakan rancangan antarmuka pengguna.

This slideshow requires JavaScript.

Website dapat langsung diakses di ganeshout.rnateam.id

Hardware Implementation

Setelah bagian perancangan selesai dilakukan, tahap selanjutnya adalah mengimplementasikan perangkat keras dan perangkat lunak sehingga dapat menjalankan fungsionalitas sistem. Berikut ini merupakan implementasi perangkat keras dari sistem.

Ganeshout GSM_FIX

Berikut ini merupakan komponen-komponen yang digunakan dalam implementasi perangkat keras.

  1. Arduino Uno
  2. Breadboard
  3. Kabel USB
  4. ICOMSAT v1.1 SIM900 Shield
  5. Modul RFID MFRC522
  6. LED Merah dan Hijau
  7. Buzzer
  8. Resistor 220 Ohm
  9. Kabel Jumper Male to Male – 10 buah ++
  10. PC + Arduino IDE (dengan berbagai library untuk mendukung modul)

Software Implementation

Berikut ini merupakan implementasi perangkat lunak yang menggunakan bahasa C sebagai bahasa pemrograman sistem.

  • Mengidentifikasi RFID Card
// Membaca Kartu Identifier
if ( ! mfrc522.PICC_IsNewCardPresent())
{
return;
}
// Select one of the cards
if ( ! mfrc522.PICC_ReadCardSerial())
{
return;
}
Serial.println("Kartu ID Anda :");

for (byte i = 0; i < mfrc522.uid.size; i++)
{
Serial.print(mfrc522.uid.uidByte[i] < 0x10 ? " 0" : " ");
Serial.print(mfrc522.uid.uidByte[i], HEX);
content.concat(String(mfrc522.uid.uidByte[i] < 0x10 ? " 0" : " "));
content.concat(String(mfrc522.uid.uidByte[i], HEX));
}
Serial.println();

//Seleksi Kartu
seleksi();

  • Membaca NIM pada kartu
void seleksi() {
content.toUpperCase();
if (content.substring(1) == "4B 22 50 3A") //change here the UID of the card/cards that you want to give access
{
digitalWrite(green, HIGH);
nim=18214026;
String disnim=" NIM : ";
String disp=disnim+nim;
Serial.println("Authorized access");
lcd.setCursor(0,0);
lcd.println(" AKSES DITERIMA ");
buzz(8, 2500, 300);
lcd.setCursor(0,1);
lcd.println(disp);
Serial.println();
delay(3000);
}

else if (content.substring(1) == "8B F3 4F 3A") //change here the UID of the card/cards that you want to give access
{
digitalWrite(green, HIGH);
nim=18214052;
String disnim=" NIM : ";
String disp=disnim+nim;
Serial.println("Authorized access");
lcd.setCursor(0,0);
lcd.println(" AKSES DITERIMA ");
buzz(8, 2500, 300);
lcd.setCursor(0,1);
lcd.println(disp);
Serial.println();
delay(3000);
}

else if (content.substring(1) == "3B 79 13 3B") //change here the UID of the card/cards that you want to give access
{
digitalWrite(green, HIGH);
nim=18214044;
String disnim=" NIM : ";
String disp=disnim+nim;
Serial.println("Authorized access");
lcd.setCursor(0,0);
lcd.println(" AKSES DITERIMA ");
buzz(8, 2500, 300);
lcd.setCursor(0,1);
lcd.println(disp);
Serial.println();
delay(3000);
}

else {
digitalWrite(red, HIGH);
Serial.println("Access denied");
buzz(8, 4000, 400);
Serial.println();
Serial.println(" AKSES DITOLAK. ");
Serial.println("Non-Civitas ITB");
Serial.println();
delay(2000);
resetFunc();
exit(0);
}
}

Mengirim SMS laporan dengan GSM Module

if (gsm.begin(2400)){
Serial.println("\nstatus=READY");
started=true;
}
else Serial.println("\nstatus=IDLE");
if(started){
if (sms.SendSMS("+6281320589547", "Laporan darurat dari 18214026 di Labtek V Lantai 3"))
Serial.println("\nSMS sent OK");
buzz(8, 2000, 300);
}

Testing

Setelah melakukan implementasi, tahap selanjutnya adalah pengujian fungsionalitas dari sistem dengan mekanisme pengujian sebagai berikut.

No Deskripsi Pengujian Fungsionalitas Masukan Keluaran yang Diharapkan Hasil yang Didapat Kesimpulan
1 Menguji kemampuan membaca dari RFID yang terletak pada embedded system Kartu RFID ITB dan non ITB Kartu RFID teridentifikasi dengan baik dan memberikan notifikasi benar atau salah Kartu non ITB mendapatkan notifikasi lampu LED merah dan kartu ITB mendapatkan notifikasi lampu LED hijau Diterima
2 Menguji konektivitas embedded system dengan jaringan internet (cloud) dengan memberi masukan pada embedded system dan melihat hasilnya pada sistem informasi Aksi pengguna terhadap embedded system Masukan diterima dan dihasilkan dengan baik melalui jaringan internet Masukan diterima dan dihasilkan dengan baik melalui jaringan internet dalam waktu kurang dari 1 menit Diterima
3 Menguji kemampuan dashboard untuk menampilkan beberapa sample laporan yang diunggah pada sistem informasi dan tampilan lini masa laporan dalam media sosial online Data laporan Statistik data laporan ditampilkan dengan baik dan rapi pada dashboard dan media online lainnya Statistik data laporan ditampilkan dengan baik dan rapi pada dashboard sistem informasi Ganeshout dan media sosial Twitter sebagai lini masa laporan Diterima

Clearance of Project Work

Setelah melakukan pengujian, maka proyek Sistem Pelaporan Fasilitas Kampus ini dapat dikatakan selesai dengan pengimplementasian sepenuhnya dengan indikator dari user acceptance yang diharapkan sebagai berikut.

Tabel Clearance of Project Work

No Tujuan Sistem Spesifikasi Sistem Kebutuhan Kinerja Implementasi Sistem
1 Sistem ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa ITB untuk melaporkan kerusakan fasilitas utama yang ada di lingkungan kampus ITB Menerima dan menyimpan laporan dari mahasiswa ITB Sistem dapat menerima masukan dari pengguna secara real time Sistem dapat menerima masukan dari pengguna secara real time dengan durasi pemrosesan laporan kurang dari 1 menit
2 Sistem ini menyediakan sarana berbagi laporan antar mahasiswa Menampilkan daftar laporan yang diunggah mahasiswa Sistem dapat mengolah 50 request pelaporan dan menampilkan secara bersamaan Sistem dapat mengolah lebih dari 50 request pelaporan dan menampilkan secara bersamaan dalam waktu 1 jam, dan ditampilkan secara publik melalui website http://ganeshout.rnateam.id/ dan twitter @ganeshoutITB
3 Sistem ini dapat memberi pemberitahuan kepada pihak ITB terkait laporan dari mahasiswa Menampilkan daftar laporan yang berisi laporan beserta data pelengkap, yakni waktu dan lokasi Dapat menyimpan dan meneruskan data laporan dengan kesalahan kurang dari 1% Dapat menyimpan dan meneruskan data laporan secara tepat serta memberikan notifikasi langsung ke pihak ITB melalui SMS yang selanjutnya disimpan secara lengkap di database SQL

Dan terakhir, kami persembahkan dokumentasi dari hasil project kami, Ganeshout!

Pembacaan RFID Card dan pengiriman laporan

Final - Ganeshout Project: Card Authorization usinh RFID with LED Lights and Buzzer

A post shared by RNA (@rnateamid) on

Pengiriman laporan ke SMS dan Twitter

Final - Ganeshout Project: Send Data to SMS and Post to Twitter @GaneshoutITB

A post shared by RNA (@rnateamid) on

Dashboard hasil laporan

 

Dan ini hasil pengiriman laporan pada Twitter


 

Yeay usai sudah pengerjaan project ini. Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Pak Sony selaku dosen yang selalu membimbing kami dan memberikan masukan-masukan untuk project ini. Terimakasih juga pada kak Yudi sebagai asisten kami yang telah mendengar keluh kesah kami. Terimakasih juga kepada Kak Pratama yang sudah berbaik hati meminjamkan Modul GSM kepada kami, terimakasih karena telah memberi kami harapan baru. Dan

Terimakasih pada kak Yudi sebagai asisten kami yang telah mendengar keluh kesah kami. Terimakasih juga kepada Kak Pratama yang sudah berbaik hati meminjamkan Modul GSM kepada kami, terimakasih karena telah memberi kami harapan baru. Dan

Terimakasih juga kepada Kak Pratama yang sudah berbaik hati meminjamkan Modul GSM kepada kami, terimakasih karena telah memberi kami harapan baru. Dan

Big thanks to my team yang sudah bekerja entah berapa lama agar project ini bisa selesai.  And thanks God  for blessing me much more than I deserve.

And thanks God  for blessing me much more than I deserve.

Salam dari kelompok RNA

rna
Cabe-cabe merah yang sedang bersiap untuk presentasi lomba di Palembang

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s